Mimpiku untuk 'dia' sebatas menyentuh gawang
Tidak, aku tidak pernah bermimpi terlalu tinggi. Mimpiku untuk 'dia' adalah hal wajar bagi sebagian orang yang berposisi sepertiku.
Tidak, aku tidak pernah menuntut 'dia' untuk menjadi sosok yang sempurna seperti yang dituntut kebanyakan orang ditempat yang sama denganku.
Aku hanya mengharapkan apa yang diacuhkan oleh orang lain yang memiliki panggilan sama sepertiku.
Aku hanya meminta sesuatu yang seharusnya tidak perlu diminta oleh orang-orang yang berdiri sama tinggi denganku.
Mimpi itu tidak tinggi Tuhan, aku mohon dengarlah..
Mimpi itu sederhana Tuhan, aku mohon kabulkanlah..

-key-

0 komentar: