I'm not another

Foto saya
Putri pertama dari orang tua yang luar biasa, kakak dari adik lelaki yang amazing, sahabat dari orang-orang pilihan. Mencoba melukiskan isi hati dan pikiran dalam sebuah sapuan kuas penuh warna.

  • MBAK-MBAK PUSING


    Hiks…hiks…hiks…

    Masa yang paling indah adalah masa SMA. Mengapa baru sekarang aku baru menyadari makna indah dibalik deretan kata yang tak panjang itu? Aku baru mengerti setelah aku resmi menginggalkan sekolah menengah atasku. Kalimat singkat itu memang tak berbohong, aku sangat menikmati masa SMAku dengan berjuta peristiwa didalamnya, bagaimana indahnya jatuh cinta, deg-degan tiap ketemu dia (xixixixixi), sakitnya yang namanya dikhianati sahabat, serta nggak lupa bahagianya bisa ketemu teman-teman yang mad, sinting, crazy atau apapunlah sebutannya, tapi aku berani menjamin dengan segenap jiwaku that they’re really my best best best friends I ever have!

    Nggak nyangka bakalan sesedih ini ninggalin sekolah yang telah mendidikku menjadi seorang yang lebih dewasa. Aku kangeeeennn banget sama semuanya, semua yang ada disekolahku. Ruang kelasku, guru-guruku, pak satpam, bu kantin, mbak-mbak perpus, bahkan kamar mandinya yang bau pesing. Dan yang paling membuat aku sangat merindukan masa SMAku tentu saja all of my sist! Mereka adalah pelindungku dalam semua hal, aku nggak akan pernah lupa itu.

    Jadi inget detik-detik menuju Ujian Nasional. Mau cerita dikit niiihh. Beberapa bulan mendekati ujian nasional, kita semua disibukin sama yang namanya les sore, dari jam dua siang sampai jam empat sore. Nah berhubung aku males pulang, jadi waktu pulang dipake buat sholat dan maem. Aku dan sisters sudah menyiapkan bekal masing-masing nih, kayak anak TK gitu deh, critanya kita kembali jadi anak-anak TK, hehehehehe. Nah, pas menyantap bekal adalah hal yang seru buat aku! Jadi, kita gabungin beberapa meja buat disatuin dan taraaa jadilah meja makan dadakan yang dikelilingi beberapa cewek cantik (narsis mode on, hehehehehe). Truz, kita pada buka bekal masing-masing, tuker-tukeran lauk, kadang kalau ada salah satu dari kita lupa nggak bawa bekal, yang lain pasti dengan senang hati membagi jatah makan siangnya, jadilah sekotak bekal berdua, so sweet banget khan? Hehehehehe.

    Terus kita-kita juga seneng banget maen kartu, permainan favorit kita adalah jeng jeng jeng POKER, hahahahaha. Cewek-cewek gila khan? Nggak perlu ditanya lagi, itulah kita! Kadang kita dengan pedenya maen kartu pas guru lagi sibuk nerangin (kalau yang ini jangan ditiru ya mbak dan mas sekalian, nggak baik, hehehehe), dan hebatnya kita belum pernah ketauan sama oknum guru tuh, hahahahaha.

    Terus… kita juga nggak jarang diceramahin sama guru BK, ada aja kelakuan me and my sisters yang buat pada guru penegak peraturan itu dongkol. Sering telat, upacara nggak bawa topi, kaos kaki kependekan, sepatu nggak hitam polos, and so on. Tapi ya namanya anak sekolah, belum afdol kalau belum ngelanggar peraturan dan kena marah guru BK, hahahahaha. Prinsipnya peraturan ada untuk dilanggar (prinsip anak sekolah yang kurang waras, hahahaha).

    Masih ada lagi nih. Kita juga sering ngefans sama cowok satu angkatan yang lumayan bening, xixixixixi. Biasanya pas kita papasan sama si target, kita bakalan heboh sendiri, lebay tingkat tinggi deh, apalagi kalau si target nyapa, walah… jangan heran ngeliat kelakuan kita yang melebihi kehebohan fans Ariel Peterpan. Basicly, kita nggak ada maksud apa-apa sih, Cuma sekedar buat hiburan dan seru-seruan aja, kita nggak pernah tuh suka sama cowok yang kita jadiin idola itu, nggak ada cerita kita nguber-nguber dia, nyari tahu info tentang dia, sering smsin dia, dan perbuatan nggak penting lainnya. So, biar suasana lebih meriah aja, sekalian ngilangin stress kita yang mulai mencapai stadium akhir akibat semakin dekatnya Ujian Nasional.

    Kalau ngomongin kebersamaan dan kekompakan kita nggak aka nada habisnya deh, tujuh hari tujuh malam cerita juga belum tentu habis! I love them very very much…

    Nah, mbak-mbak pusing itu sebutan buat kita dari kita sendiri (ada yang bingung?). Soalnya seperti apa yang udah aku certain diatas, kita-kita memang sering membuat pusing berbagai pihak –dari guru hingga tukang siomey langganan kita- akibuat ulah me n sisters. Terus, nggak ada deh yang namanya jaim-jaiman dalam kamus kita, kalo udah saling ledek, jangan pada heran saudara-saudara, kita bakalan bertempur sekuat tenaga, hahahahahaha. Pokoknya kalau udah ngumpul jadi satu kita bener-bener gila deh! Udah diatas gila malah (kayak apa coba?).

    Rasanya nggak rela banget harus pisah sama mereka semua. Tapi mau gimana lagi, keadaan mengharuskan seperti itu, coz kita harus meneruskan hidup masing-masing, meneruskan pendidikan kita untuk menggapai sebuah angan. Ya! Hidup itu terus berjalan sist! Kita harus semangat! Kita harus berusaha sekuat raga dan jiwa untuk meraih sebuah prestasi dalam hidup ini. Mbak-mbak pusing nggak akan lekang oleh waktu, nggak akan mati oleh zaman, dan nggak akan tergantikan dihatiku. Kita tetap saling menyayangi dan menjaga walau raga kita terpisah ratusan kilometer.

    Walau raga kita terpisah jauh

    Namun hati kita selalu dekat

    Bila kau rindu pejamkan matamu

    Dan rasakan a…a…a…aku

    Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh

    Terhapus ruang dan waktu

    Percayakan kesetiaan ini

    Pada ketulusan aishiteru sisters…



    Aku bangga mengenal kalian semua, aku bangga menjadi bagian dari kalian dan aku bangga bisa menyebut kalian sebagai SAHABAT. Aku nggak akan pernah melupakan mbak-mbak pusing, kalian akan terajut rapi oleh benang-benang hatiku, takkan kuhapus kenakalan dan kegilaan kita di masa SMA, akan kubungkus rapat di kotak memoriku yang paling indah. Karena suatu saat nanti, aku berharap bisa menceritakan keindahan persahabatan kita pada anak-anakku, kuceritakan betapa beruntungnya aku bisa merasakan persahabatan yang begitu luar biasa.

    “Sayang, dulu waktu SMA mama punya sisters yang gilanya melebihi gila dalam batasan normal (jangan bingung ya sayang), tapi kamu tahu sayang? Mereka adalah sisters terbaik yang pernah mama miliki.”





    -key-

0 komentar:

Posting Komentar