I'm not another

Foto saya
Putri pertama dari orang tua yang luar biasa, kakak dari adik lelaki yang amazing, sahabat dari orang-orang pilihan. Mencoba melukiskan isi hati dan pikiran dalam sebuah sapuan kuas penuh warna.

  • kembali maaf itu meluncur dari hati

    teringat ucapan seorang sahabat dari pulau indah di seberang lautan.
    'kata maaf yang terlalu sering terucap, tak diimbangi dengan perubahan, tanpa ada penyesalan, bahkan mengulangi kesalahan yang serupa adalah maaf yang paling murah harganya."

    dan akulah penerima maaf murah itu.
    kumaafkan dia, setelah mencubit hati
    kumaafkan dia, setelah menampar hati
    kumaafkan dia, setelah menusuk hati
    haruskah kumaafkan dia setelah menebas hati yang bahkan belum sembuh dari kesakitan kesakitan sebelumnya?

    luka ini belum kering benar kawan, dan kau kembali menumpahkan noda
    luka ini belum menutup sempurna kawan, dan kau kembali menyayatnya
    luka ini belum dijahit sepenuhnya kawan, dan kau kembali mengoyaknya

    aku janji, untuk sekali ini aku akan memaafkanmu kembali.
    aku akan melupakan semua masa lalu menyakitkan itu. aku tak akan mengungkitnya kembali ke permukaan.
    tapi tolong, hargai hati ini kawan, berhentilah menyakitinya, berhentilah membuatnya menangis, berhentilah membuatnya tersiksa.
    hati ini ada pemiliknya kawan, dia tidak cantik, dia tidak menarik, dan dia bukan siapa-siapa.
    tapi pemilik hati ini manusia kawan, sama sepertimu.

    aku janji, untuk sekali ini aku akan memaafkanmu kembali.
    aku janji kawan, aku benar-benar berjanji.
    tapi cukuplah kita saling mengenal, menyapa, tanpa ada hubungan yang lebih khusus.
    maaf kawan, terlalu sulit untuk kembali seindah dulu, hati yang sudah berkali-kali koyak dan belum sembuh benar itu tak sanggup.

    aku janji, untuk sekali ini aku akan memaafkanmu kembali.
    untuk itu, hargai niat ku ini.
    aku mohon, jangan lagi kau perlakukanku seperti dulu, itu menyakitkan.

    tapi ingat kawan, janjiku ini adalah janji terakhir
    jika kau melakukan kesalahan lagi, aku akan berkata lantang, berucap pada semuanya, berteriak dihadapan dunia

    MAAFKU TELAH HABIS KAWAN, HARGA MAAFMU TIDAK LAGI MURAH, TAPI TAK ADA HARGANYA



    -key-

0 komentar:

Posting Komentar