I'm not another

Foto saya
Putri pertama dari orang tua yang luar biasa, kakak dari adik lelaki yang amazing, sahabat dari orang-orang pilihan. Mencoba melukiskan isi hati dan pikiran dalam sebuah sapuan kuas penuh warna.

  • Answer my simple question, please!

    Bagaimana rasanya mengetahui seseorang yang kamu sayang ternyata memiliki panggilan spesial tidak hanya untukkmu seorang?
    Bagaimana rasanya ketika kamu bahkan tak tahu apa-apa tentang hal itu?

    Jawablah dua pertanyaan itu, bila kamu sudah menemukan jawabannya, katakan padaku!
    Karena jawabanmu itu adalah gambaraan perasaanku saat ini.


    -key-

5 komentar:

  1. mow2 mengatakan...

    Buat se0rang m0w2 yg sejak dulu gak suka nutup2i alias lebih suka blak2an berkata seperti ini..
    jika aku diposisimu*
    Terlalu muna jika aku gak sakit hati.
    Terlalu muna jika aku harus diem aja.
    dan Terlalu muna juga jika aku harus ikhlas menerima semua itu begitu aja dan tau ternyata dia yg aku sayangi -bukan berbohong- hanya menutupi sesuatu yg sewajarnya aku ketahui.

    Tapi
    yang penting skrg bukan itu. bukan mementingkan ego mu dan menomorduakan hubungan yg udah lama km jalani. gak gampang emang buat gak marah, denger penjelasannya dulu, dan kamu pasti bisa memahami layaknya dia memahami kamu.

    mewek ae, njerit sekenceng2e ben lego. Oke beeeeeb?
    gak perlu senyum buat menutupi hatimu yg menangis. tersenyumlah karena tanpa kamu sadari seseorang bisa tersenyum pula jika melihat senyumanmu :)

  2. key mengatakan...

    makasiii yaaa
    aku uis nangis kooookk...
    everything gonna be okeey

    semua ada alasan yang jelas,
    dan tak ada alasan untukku menolak permintaan maafnya yang benar2 tuluss....

  3. aji' mengatakan...

    maaf..
    :(

  4. OelLy_ mengatakan...

    setuju sama kata-katanya Momo tadi..
    pahami dia sebagaimana dia bisa memahamimu... :)
    manusia ada khiLafnya Kekey sayaang :)

  5. key mengatakan...

    makaasiii oeel...
    setujuu sama advice kaliaan temaaan.. :)

    iyaaa maz,
    udah aku maafin..

Posting Komentar